PERWAKILAN Yayasan IDEP Selaras Alam, Rodearni Purba, mengapresiasi penetapan tradisi Muro di perairan laut Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Praktik tersebut dinilai sebagai bentuk konservasi laut berbasis kearifan lokal yang tumbuh dari kesadaran masyarakat adat setempat.
Menurut Rodearni, tradisi Muro yang dijalankan masyarakat adat Todanara dengan fasilitasi Yayasan Barakat menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan efektif jika berakar pada nilai-nilai lokal.
Ia mengaku terharu melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam menghidupkan kembali tradisi tersebut. Keterlibatan aktif masyarakat adat, kata dia, menjadi kunci utama keberhasilan konservasi laut yang berkelanjutan.
“Partisipasi masyarakat adat lokal adalah satu-satunya kunci agar konservasi laut bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
























