BUPATI Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, resmi “mengunci” 20 program unggulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027. Di tengah kas daerah yang tak pernah benar-benar cukup, keputusan ini terdengar tegas atau justru terdengar seperti cara lain untuk membatasi ekspektasi.
Musrenbang yang digelar di aula Kantor Bupati Lembata, Selasa (17/3/2026), mempertemukan jajaran elite daerah yakni Ketua DPRD Syafrudin Sira, Sekda Paskalis Ola Tapo Bali, hingga pimpinan OPD. Semua hadir, semua sepakat, setidaknya di atas kertas.
“Dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, seluruh program harus realistis dan tepat sasaran,” kata Bupati Kanis saat itu.
























