No Result
View All Result
GERAI NTT Mart Kabupaten Lembata yang diresmikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, pada 5 Februari 2026, kini terlihat sepi pengunjung. Gerai yang dibangun sebagai pusat pemasaran produk unggulan UMKM tersebut belum menunjukkan aktivitas jual beli yang signifikan.
Pantauan di lokasi, gerai yang berada di jalur Trans Lembata itu tampak lengang. Produk-produk lokal tersusun di rak pajangan, namun tidak terlihat adanya aktivitas transaksi maupun pembeli yang datang berbelanja.
NTT Mart by Dekranasda Lembata merupakan gerai ke-19 dalam jaringan NTT Mart di Provinsi NTT. Pemerintah daerah sebelumnya menargetkan fasilitas tersebut menjadi pusat pemasaran berbagai produk UMKM lokal.
Data pemerintah menyebutkan gerai itu menampung 38 pelaku industri kecil dan menengah dengan 88 jenis produk. Produk yang dipasarkan meliputi jagung titi, kopi, madu, aneka makanan ringan, kain tenun ikat, busana lokal, hingga kerajinan tangan khas Lembata.
Namun hingga beberapa bulan setelah diresmikan, aktivitas ekonomi di dalam gerai tersebut belum terlihat berkembang.
Pemerintah sebelumnya mengusung konsep One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP) untuk mendukung pemasaran produk lokal melalui NTT Mart. Program tersebut ditujukan agar desa, sekolah, dan komunitas dapat menghasilkan serta memasarkan produk unggulan masing-masing.
Meski demikian, sejumlah warga mulai mempertanyakan dampak nyata yang dirasakan pelaku UMKM dari keberadaan gerai tersebut. Mereka menilai keberhasilan pusat pemasaran tidak diukur dari peresmian atau jumlah produk yang dipajang, tetapi dari tingkat penjualan dan perputaran transaksi yang terjadi setiap hari.
Publik juga mempertanyakan jumlah produk yang berhasil terjual sejak gerai itu mulai beroperasi. Pertanyaan tersebut muncul karena kondisi gerai yang selama ini terlihat sepi.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh data resmi mengenai nilai transaksi maupun jumlah produk yang terjual sejak NTT Mart Lembata dibuka untuk umum.
NTT Mart dirancang sebagai pusat pemasaran terpadu bagi produk khas NTT. Namun tanpa peningkatan jumlah pembeli dan transaksi yang berkelanjutan, tujuan untuk memperkuat pemasaran produk UMKM lokal dinilai belum tercapai secara optimal.(*)
No Result
View All Result