No Result
View All Result
PEMERINTAH Kabupaten Lembata meluncurkan aplikasi Tunas sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi daerah. Platform digital ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi harga komoditas secara real time, mulai dari hasil pertanian, perikanan hingga peternakan.
Aplikasi tersebut merupakan tindak lanjut kerjasama antara Pemkab Lembata dan Pemerintah Kota Surabaya yang telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi itu tidak hanya menyasar rantai logistik, tetapi juga transparansi informasi harga bagi petani dan pelaku UMKM.
Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir mengatakan selama ini petani sering berada pada posisi lemah karena minim akses terhadap informasi harga pasar. Akibatnya, hasil panen kerap dijual dengan harga yang ditentukan pembeli atau pengusaha besar.
“Yang paling penting adalah edukasi harga. Petani harus tahu harga pembanding sebelum menjual produknya sehingga memiliki posisi tawar yang lebih kuat,” katanya.
Melalui aplikasi Tunas, masyarakat dapat memantau perkembangan harga komoditas dan sembako yang diperbarui secara berkala serta terhubung dengan sistem informasi harga milik Pemkot Surabaya.
Pemkab Lembata juga telah menyiapkan mekanisme penyediaan data melalui dinas teknis agar informasi harga yang ditampilkan selalu akurat dan mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Nasir menyoroti pemanfaatan kontainer subsidi yang dinilai belum optimal. Menurutnya, fasilitas logistik bersubsidi tersebut seharusnya dapat membantu pelaku usaha kecil menekan biaya distribusi dan memperluas akses pasar.
Dengan keterbukaan informasi harga dan distribusi yang lebih efisien, Pemkab Lembata berharap petani dan UMKM dapat menjual produknya dengan nilai yang lebih kompetitif, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penentuan harga oleh segelintir pelaku usaha besar.
“Tujuannya agar masyarakat memiliki akses yang sama terhadap informasi pasar dan lebih berdaulat dalam menentukan harga jual produknya,” ujarnya.
Pemkab optimistis kombinasi informasi harga yang terbuka dan distribusi yang lebih efisien akan memperkuat daya saing produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan UMKM di Lembata.(*)
No Result
View All Result