No Result
View All Result
KONTESTASI menuju Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Lembata tahun 2026 mulai menunjukkan dinamika yang lebih terbuka. Bakal calon ketua DPD II Partai Golkar Lembata, Alex Atawolo, mengklaim telah mengantongi dukungan delapan suara dari total 14 pemilik hak suara yang akan menentukan nahkoda partai berlambang pohon beringin itu untuk periode 2026-2031 mendatang.
Pernyataan Alex menjadi menarik karena sebelumnya rivalnya, Petrus Gero, juga mengaku telah mengamankan tujuh suara. Klaim yang saling beririsan itu menandakan peta dukungan di internal Golkar masih cair menjelang pemungutan suara.
“Kalau saya juga tujuh suara maka kami seri, jadi jalan tengahnya adalah delapan saja,” kata Alex Atawolo kepada katawarga.id, Kamis (10/6/2026).
Alex mengatakan Musda merupakan arena kompetisi politik yang wajar dalam kehidupan partai. Menurut dia, persaingan untuk memperebutkan kursi ketua harus dipandang sebagai pertarungan yang sehat dalam kerangka demokrasi internal partai.
Ia mengaku baru saja menyelesaikan proses pendaftaran sebagai bakal calon ketua di hadapan Steering Committee (SC) Musda Golkar Lembata. Seluruh dokumen persyaratan yang diajukan telah dinyatakan lengkap dan diterima panitia.
“Pada intinya kita mengikuti semua mekanisme partai. Tahapan dan prosedur kita lalui, dan besok kita akan mengikuti Musda,” ujarnya.
Meski berhadapan dalam perebutan kursi ketua, Alex menilai Petrus Gero sebagai salah satu kader senior yang memiliki kontribusi besar dalam membesarkan dan menjaga eksistensi Golkar di Lembata. Ia menyebut proses regenerasi yang sedang berlangsung di tubuh partai merupakan hal yang positif dan harus diberi ruang bagi seluruh kader.
Menurut Alex, Golkar merupakan partai besar yang telah teruji dalam berbagai momentum politik. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua harus diterima seluruh kader demi menjaga marwah dan soliditas partai.
“Apapun hasil Musda, sebagai kader partai kita harus menerimanya dengan tetap menjaga integritas dan kehormatan Partai Golkar,” kata dia.
Pertarungan antara Petrus Gero dan Alex Atawolo menarik perhatian karena tidak semata menyangkut pergantian kepemimpinan partai di tingkat kabupaten.
Keduanya merupakan kader yang tengah menanjak dalam panggung politik lokal dan disebut memiliki kedekatan dengan sejumlah figur berpengaruh di Golkar tingkat provinsi maupun nasional.
Di lingkungan partai, kedua nama itu kerap dikaitkan dengan jaringan politik yang dekat dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, serta anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng.
Petrus Gero dan Alex Atawolo juga sama-sama berkiprah di DPRD Lembata. Petrus dikenal sebagai mantan Ketua DPRD Lembata, sedangkan Alex merupakan anggota DPRD periode berjalan yang mulai menonjol dalam dinamika politik daerah.
Kontestasi ini semakin menarik karena kedua kandidat berasal dari wilayah yang sama, yakni Leragere. Kondisi tersebut membuat Musda Golkar Lembata tidak hanya menjadi persaingan antar kader, tetapi juga mempertemukan dua kekuatan politik yang tumbuh dari basis sosial yang serupa.
Di satu sisi, Petrus Gero tampil sebagai petahana yang mengandalkan pengalaman organisasi dan jejaring politik yang telah terbangun. Di sisi lain, Alex Atawolo hadir membawa narasi regenerasi dan pembaruan kepemimpinan.(*)
No Result
View All Result