SUARA deru mesin finisher berpadu dengan dentuman aspal panas yang digelar di atas jalan. Asap tipis mengepul di udara, menandai semangat para pekerja yang terus berjibaku di bawah terik matahari. Di segmen Hurung–Ile Pati hingga Demon Dei, Pulau Adonara, proyek pembangunan jalan hotmiks terus dikebut.
Proyek ini bukan sekadar pekerjaan rutin. Bagi warga di kawasan itu, jalan beraspal mulus adalah mimpi lama yang kini mulai jadi nyata. Tak ada lagi kubangan lumpur yang menahan langkah, tak ada lagi rasa cemas saat musim hujan tiba.
“Dulu kalau hujan, motor sering tergelincir. Sekarang jalannya sudah mulai bagus. Kami senang sekali,” tutur Yalina Helan, salah satu Perawat di Puskesmas Waiwadan yang kerap melakukan perjalanan dinas ke desa-desa di pegunungan Adonara Barat, Selasa 7 Oktober 2025.
Komitmen, Mutu dan Kualitas
Di balik perubahan besar itu, berdirilah PT Kurnia Mulia Mandiri, perusahaan konstruksi nasional yang kini menjadi tumpuan harapan masyarakat Adonara. Dikenal karena portofolionya yang solid dalam berbagai proyek infrastruktur di tanah air, perusahaan ini ingin memastikan bahwa hasil kerja mereka bukan hanya selesai cepat, tapi juga berkualitas tinggi dan tahan lama.
“Setiap inci pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi dan kontrak proyek. Tidak ada manipulasi volume atau material. Semua kami kerjakan secara transparan,” tegas Dedy Arianto, Penanggung Jawab Proyek.
Material yang digunakan, kata Dedy, telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan layak pakai. Semua tahap pekerjaan, dari pemadatan tanah, penaburan batu pecah, hingga penghamparan aspal, dilakukan sesuai standar teknis yang ketat.
Armada Lengkap, Tenaga Ahli Andal
Untuk mendukung percepatan proyek, seluruh armada dan alat berat diturunkan ke lokasi: dump truk, mobil tangki air, excavator, finisher, hingga AMP (Asphalt Mixing Plant). Kesiapan material juga menjadi prioritas utama—batu pecah, pasir, semen, urugan, hingga aspal selalu tersedia dalam kondisi siap pakai.

























